Jumat, 15 Oktober 2010

Aku Menulis

Aku menulis dalam diam,
menatapi mimpi yang terhembus runyam,
meratapi harap sambil bergumam,
menunggu datangnya panggilan pikir dalam.

Aku menulis dalam hening,
seakan dunia dipenuhi dinding,
berair tak tersuling,
berkuku tak bertaring.

Namun,
yang ku tulis ini tak seindah tenun,
tak ada baik nan tak bersusun,
tak punya indah jika dibangun.

Hanya bualan kosong,
bagai embikkan kambing ompong,
terdengar bak lolong anjing yang merongrong,
di siang bolong.

Tidak ada komentar: