Selasa, 01 Januari 2013

Tenggelam

Aku tenggelam dalam hujan,
menghela nafas dalam sesak,
sebab rasa yang tiba datang,
saat menggengam satu janji.

Walau kemudian,
kembali dapat bernafas normal,
di akhir yang ada hanya kehancuran.

Andai cinta itu lebih dari sekadar kata,
percayalah bisa bersama.
Namun, realita telah brkilah,
rasa lain yang kini ada tenggelamkan senyum lalu.

Masa lalu yang jadi kitab suci itu,
jelas lukai diri ketika bersentuhan dengan diri.

Perpisahan ini,
meninggalkan bulir air di mata yang mengerak tak tertetes.

Selamat tinggal,
jangan gali lagi apa yang telah mulai dikubur.

------------
(YAN-2009)

Tidak ada komentar: