Minggu, 25 November 2012

Mengimani Kata-Kata (?)

...jangan pernah percaya pada persepsi, semua harus ada bukti atau semuanya hanya basa-basi...



Kita percaya semua yang terlihat itu 'katanya' nyata...
Ada juga yang percaya yang ada di dunia itu semu...
Pilih saja anda mau mengimani yang mana.

Buat saya, yang nyata itu yang terbukti ada, bukan hanya persepsi belaka.
Saya akhirnya sadar, kata-kata itu bisa dirasa hanya di ujung lidah, mirip-mirip gula.
Gula jika hanya dilihat, tapi tidak dikecap, tak akan ada rasa manisnya.
Begitu pula kata-kata, jika hanya berupa untaian tanpa bukti, manisnya bagai durjana.

Orang yang pandai berkata-kata tanpa bukti nyata, itu dusta.
Orang begitu, hanya menggunakan persepsinya untuk mengerti tentang dunia.
Jadilah semua dipandangnya melalui teori-teori eksakta.
Teori-teori yang disasur dari banyak mulut dengan sama muka.

Intinya, kini baiknya gunakan bukti jika ingin berkata, katakan semua yang ada buktinya.
Jangan berpersepsi, jangan suka menerka.
Cari tahu yang tidak jelas, tanyakan yang masih buram, semua kejelasan tidak ditunggu datangnya.
Jika ingin banyak berkata-kata, berdoalah saja.

Tidak ada komentar: