Anda berjalan semaunya, berpose sekenanya di asa,
menyita semua kagum yang saya punya.
Indah yang ada pada Anda, candu buat saya,
oase di gurun gersang hidup yang penuh dusta.
Sayangnya,
Anda mempermainkan Saya, tanpa Anda sadar,
memuingkan hati yang tinggal sisa.
Karena nyatanya, saya buta untuk Anda,
kabur terlihat untuk dekati Anda.
Biar begitu, Anda masih jadi fatamorgana,
terlihat namun penuh tipu daya,
dan sukses membuat bayang di otak saya berbunga.
-Untuk Anda, Gadis Jawa-
(Y.A.N. 2012)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar