saling bertatap tak tahu apa yang harus di ucap.
Si gadis menyelak ludah, cermin mengusap peluh,
Cermin membawa sisir, si gadis membawa muka yang manis,
keduanya tak tahu yang dibawa tak akan saling gubris.
"Kamu tahu benda itu hanya mengejekku, wahai cermin?"
"Tahu, sama seperti wajah manismu, tak berguna nampak padaku"
"Kalau kau tahu, buanglah sisir itu, aku merasa terhina dengannya!"
"Kalau begitu maumu, buang juga muka manismu, aku merasa tak berguna karenanya!"
Semua hening, semua diam.
Cermin retak dan seorang gadis botak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar