Kamis, 06 Desember 2012

Surat dari Dian untuk Hujan

Hujan..
Aku sadar kalau kamu itu ternyata baik,
kamu tidak pernah berniat jahat padaku,
aku menyesal sudah jahat padamu, dulu.


Hujan..
aku hanya ingi mengadu,
entah ini perasaan yang nyatanya semu,
atau memang inilah jeritan hatiku.

Setelah ku sadar akan baikmu,
kagumku membuncah di kalbu,
kamu selalu ada tanpa ragu,
menjagaku, menemaniku, menimangkanku dengan rintik sendu.

Aku bahagia dengan hadirmu,
kau tak pernah gagal buatku tertawa menggugu,
kau juga yang selalu sejukkan dalam panas yang pilu,
bisa kah ku bilang kau segalanya buatku?

Namun, tiba-tiba saja aku sadar,
baikmu tidak hanya buatku,
perhatianmu tidak melulu untukku,
adamu bukan karena butuhku.

Semua orang merasakan baikmu, perhatianmu, adamu.
Semua orang cinta padamu, dan nyatanya kau cinta semua orang.

Salahkah jika aku egois terhadap semua orang di bumi?
Aku hanya ingin memilikimu sendiri...
Tidak seutuhnya, namun aku jadi nomor satu bagimu..
Aku hanya ingin itu darimu...

Jika tidak, mungkin membencimu adalah hal yang seharusnya ku lakukan, lagi..
karena nyatanya, semua orang mecintaimu, semua orang mengharapkanmu..

Yang ku mau hanya jadi yang spesial bagimu, kalau tak bisa menjadi yang pertama untuk bahagia..
Aku ingin jadi yang satu-satunya membencimu...

Maafkan aku...hujan


 Dari temanmu...Dian

Tidak ada komentar: